Confucious (551 BC – 478 BC) bukanlah seorang tokoh agama melainkan seorang moralis atau tokoh moral. Suatu ketika ia pergi ke kota untuk sebuah keperluan. Di tengah aktifitas tersebut ia diberitahu seseorang bahwa kandang kudanya terbakar dan diminta segera pulang.
Confucious bergegas pulang. Sesampainya di rumah ia langsung bertanya, “Apakah ada orang yang cedera?” Ia sama sekali tidak menanyakan bagaimana keadaan kuda-kudanya.Sikap Confucious menunjukkan bahwa ia lebih menghargai nyawa manusia dibandingkan harta bendanya. Confucious benar-benar mempesona semua orang yang datang membantu meredakan api kebakaran tersebut. Mereka sangat terkesan pada kepribadian Confucious. Sehingga ia dikenal sebagai tokoh moralis yang sangat menghargai keberadaan manusia lainnya.



